Hal-hal penting yang harus dilakukan
pada saat penetapan kelayakan usaha adalah kemampuan untuk menemukan jawaban
tentang apakah peluang usaha produk kerajinan yang ditetapkan dapat dijual,
berapa biaya yang dikeluarkan serta mampukah produk kerajinan usaha tersebut
menghasilkan laba. Pada tahap analisis kelayakan usaha produk kerajinan ini ada
beberapa langkah yang harus kalian lakukan.
1) Analisis Kelayakan Teknis
2) Analisis Peluang Pasar
3) Menentukan Segmen Pasar
4) Sumber Informasi Pasar
5) Uji Coba Menjual
6) Studi Kelayakan Pasar
Analisa
kelayakan teknis
Kelayakan teknis adalah ukuran akan
seberapa menguntungkan atau seberapa praktis pengembangan sistem informasi
terhadap organisasi .
Penilaian
peluang pasar
Para wirausahawan selalu membutuhkan
informasi dan pengetahuan tentang pasar mereka. Tujuan dari pemasaran adalah
memenuhi permintaan pelanggan. Riset pasar adalah pengumpulan, pencatatan dan analisa
secara sistematis, atas informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan jasa.
Riset pasar dapat membuat keputusan pemasaran yang lebih baik. Riset pasar
dapat membantu:
a. Menemukan pasar yang menguntungkan
b. Memilih produk yang dapat dijual
c. Menentukan perubahan dalam
perilaku konsumen
d. Meningkatkan teknik-teknik
pemasaran yang lebih baik
e. Merencanakan sasaran yang
realistik
Penilaian
kemampuan organisasional
Setiap bisnis usaha membutuhkan
orang-orang dengan berbagai jenis ketrampilan dan bakat untuk bekerja sama
mencapai tujuan organisasional. Bahkan jika produk baru yang dihasilkan
perusahaan sangat baik dan sumber daya finansial melimpah adalah orang-orang
yang merupakan sumber keberhasilan organisasi. Evaluasi kebutuhan personalia
total dan ketrampilan manajerial yang dibutuhkan adalah syarat analisis usaha
baru.
Analisa
Persaingan
Anilisa persaingan adalah usaha
mengidentifikasi ancaman, kesempatan atau permasalahan strategis (strategy
question) yang terjadi akibat perubahan persaingan potensial, serta kekuatan
dan kelemahan pesaing. Analisa berguna untuk mendasari keputusan tentang produk
yang dipasarkan agar kemudian diperoleh laba yang optimal.
Analisa persaingan dimulai dengan
pesaing umum dan selanjutnya pesaing potensial. Ada dua cara untuk
mengidentifikasi pesaing umum. Yang pertama menguji perspekstif pelanggan dalam membuat pilihan diantara
para pesaing. Tipe kedua adalah
identifikasi dengan pendekatan yang berusaha menempatkan para pesaing kedalam
kelompok-kelompok strategi dari dasar strategi persaingannya. Setelah para
pesaing diidentifikasi, fokusnya adalah berusaha memahami
mereka dan strateginya. Dari uraian
tersebut dapat ditarik analisa
dari kekuatan dan kelemahan dari masing-masing pesaing atau kelompok strategi dari pesaing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar