Kata “Peluang Usaha” terdiri dari dua
kata, yaitu; Peluang yang artinya kesempatan, dan Usaha yang artinya upaya
dengan berbagai daya untuk mencapai tujuan atau sesuatu yang diinginkan. Secara sederhana, pengertian peluang
usaha adalah kesempatan yang dimiliki seseorang untuk mencapai tujuan
(keuntungan, uang, kekayaan) dengan cara melakukan usaha yang memanfaatkan
berbagai sumber daya yang dimiliki.
Peluang usaha menjadi hal
yang paling krusial sebelum membuka bisnis, kita sudah harus memikirkan
beberapa langkah ke depan soal seberapa langgeng life span peluang usaha yang
kita bidik. Faktanya kebanyakan calon pebisnis lebih memikirkan apa yang sedang
tren sekarang. Akhirnya, saat pasar mudah sekali jenuh mereka mengalami
kerugian besar.
Ciri-Ciri Peluang Usaha yang
Potensial
Ada banyak peluang usaha di sekitar
kita, namun tidak semuanya punya potensi yang menguntungkan untuk jangka
panjang. Berikut ini adalah beberapa ciri peluang usaha yang potensial:
1. Punya nilai jual
2. Bukan sekedar ambisi, tapi
sifatnya riil
3. Bisa bertahan lama dan
berkelanjutan
4. Bukan bisnis musiman
5. Skala usaha bisa diperbesar
6. Modal memulainya tidak terlalu besar
7. Bisnis tersebut profitable
Konsep
perancangan produk
Perencanaan dan perancangan produk
adalah satu set kegiatan yang dimulai dari timbulnya persepsi bahwa ada
kesempatan (opportunity) di pasar, dan berakhir dengan produksi, penjualan, dan
pengiriman produk. Dalam seri tulisan ini, produk yag akan dibahas akan diberi
batasan sebagai berikut : hasil rekayasa (engineered), diskrit, dan mempunyai
bentuk fisik.
Pemilihan
disain produk
Desain produk (product
design) adalah proses menentukan karakteristik dan fitur unik dari produk.
Pemilihan proses (process selection) adalah pengembangan proses yang
diperlukan untuk memproduksi produk tersebut. Manufakturabilitas (manufacturability)
adalah kemudahan dalam memproduksi produk, yang mencakup kemudahan dalam
mendesain produk, mempersiapkan peralatan dan bahan baku, serta menyediakan
keahlian tenaga kerja.
Dokumentasi
teknik
Teknik sistem merupakan alat yang
digunakan dalam menganalisis, merancang, danmendokumentasikan sistem dan
sub-sub sistem yang berkaitan. Teknik sistem penting bagi auditorintern dan
ektern dan juga para personel sistem dalam pengembangan sistem informasi.
Teknik sistem juga digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan sistem, baik
secara intern bagi perusahaannya maupun secara ektern sebagai seorang
konsultan. Teknik-teknik sistem adalah alat-alat yang digunakan dalam
menganalisis, merancang & mendokumentasikan sistem dan hubunganantara
subsistem yamg berkaitan.
Dokumentasi meliputi bentuk naratif,
bagan alir (flowchart), diagram dan materi tertulis lainnya, yangmenjelaskan
bagaimana sebuah sistem bekerja. Informasi ini meliputi siapa, apa, kapan,
dimana,mengapa dan bagaimana data dimasukkan, diproses, disimpan, menghasilkan
informasi, sertabagaimana pengendalian sistem.
Salah satu alat yang sering digunakan
untuk mendokumentasikan sistem adalah diagram arus data dan bagan alir (bagan
alir dokumen, bagan alir sistem, baganalirprogram). Alat ini dilengkapi dengan
deskripsi naratif sistem, yaitu penjelasan pertahap mengenaikomponen dan
interaksi sistem.Peranan teknik pendokumentasian sebenarnya tergantung dari
jenis pekerjaan, teknikpendokumentasian memiliki peranan penting dalam hal
berikut ini.Sebuah sistem beroperasi dapat terbaca dari dokumentasi yang
tersedia dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dokumentasi sistem
pengendalian internal dan dapat menentapkan apakah sistem tsb memenuhi
kebutuhan perusahaan sistem berfungsi secara optimal, apabila sistem tsb dapat
secara mudah dimengerti prosedurnya oleh orang lain dan dalam pengembangan
sistem baru harus menunjukkan sistem pengendalian internalnya.
Evaluasi Struktur Pengendalian Intern
berupa kebijakan dan prosedur yang dibuat sebagai jaminan bahwa tujuan
perusahaan akan tercapai. Dalam mengevaluasi pengendalian intern, auditor
umumnya memperhatikan arus pemrosesan dandistribusi dokumen-dokumen.Struktur
Pengendalian Intern terdiri dari 3 elemen :
1) Pengawasan lingkungan
2) Sistem akuntansi
3) Pengawasan prosedur.
Teknik yang digunakan antara lain
adalah Flowchart analisis, flowchart dokumen, bagan distribusiformulir,
kuesioner dan metode matriks.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar