Kamis, 28 Mei 2020

Tugas Minggu 4 Kewirausahaan

Peluang Usaha
Kata “Peluang Usaha” terdiri dari dua kata, yaitu; Peluang yang artinya kesempatan, dan Usaha yang artinya upaya dengan berbagai daya untuk mencapai tujuan atau sesuatu yang diinginkan. Secara sederhana, pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dimiliki seseorang untuk mencapai tujuan (keuntungan, uang, kekayaan) dengan cara melakukan usaha yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki.

Peluang usaha menjadi hal yang paling krusial sebelum membuka bisnis, kita sudah harus memikirkan beberapa langkah ke depan soal seberapa langgeng life span peluang usaha yang kita bidik. Faktanya kebanyakan calon pebisnis lebih memikirkan apa yang sedang tren sekarang. Akhirnya, saat pasar mudah sekali jenuh mereka mengalami kerugian besar.

Ciri-Ciri Peluang Usaha yang Potensial
Ada banyak peluang usaha di sekitar kita, namun tidak semuanya punya potensi yang menguntungkan untuk jangka panjang. Berikut ini adalah beberapa ciri peluang usaha yang potensial:
1. Punya nilai jual
2. Bukan sekedar ambisi, tapi sifatnya riil
3. Bisa bertahan lama dan berkelanjutan
4. Bukan bisnis musiman
5. Skala usaha bisa diperbesar
6. Modal memulainya tidak terlalu besar
7. Bisnis tersebut profitable

Konsep perancangan produk
Perencanaan dan perancangan produk adalah satu set kegiatan yang dimulai dari timbulnya persepsi bahwa ada kesempatan (opportunity) di pasar, dan berakhir dengan produksi, penjualan, dan pengiriman produk. Dalam seri tulisan ini, produk yag akan dibahas akan diberi batasan sebagai berikut : hasil rekayasa (engineered), diskrit, dan mempunyai bentuk fisik.

Pemilihan disain produk
Desain produk (product design) adalah proses menentukan karakteristik dan fitur unik dari produk. Pemilihan proses (process selection) adalah pengembangan proses yang diperlukan untuk memproduksi produk tersebut. Manufakturabilitas (manufacturability) adalah kemudahan dalam memproduksi produk, yang mencakup kemudahan dalam mendesain produk, mempersiapkan peralatan dan bahan baku, serta menyediakan keahlian tenaga kerja.

Dokumentasi teknik
Teknik sistem merupakan alat yang digunakan dalam menganalisis, merancang, danmendokumentasikan sistem dan sub-sub sistem yang berkaitan. Teknik sistem penting bagi auditorintern dan ektern dan juga para personel sistem dalam pengembangan sistem informasi. Teknik sistem juga digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan sistem, baik secara intern bagi perusahaannya maupun secara ektern sebagai seorang konsultan. Teknik-teknik sistem adalah alat-alat yang digunakan dalam menganalisis, merancang & mendokumentasikan sistem dan hubunganantara subsistem yamg berkaitan.
Dokumentasi meliputi bentuk naratif, bagan alir (flowchart), diagram dan materi tertulis lainnya, yangmenjelaskan bagaimana sebuah sistem bekerja. Informasi ini meliputi siapa, apa, kapan, dimana,mengapa dan bagaimana data dimasukkan, diproses, disimpan, menghasilkan informasi, sertabagaimana pengendalian sistem.
Salah satu alat yang sering digunakan untuk mendokumentasikan sistem adalah diagram arus data dan bagan alir (bagan alir dokumen, bagan alir sistem, baganalirprogram). Alat ini dilengkapi dengan deskripsi naratif sistem, yaitu penjelasan pertahap mengenaikomponen dan interaksi sistem.Peranan teknik pendokumentasian sebenarnya tergantung dari jenis pekerjaan, teknikpendokumentasian memiliki peranan penting dalam hal berikut ini.Sebuah sistem beroperasi dapat terbaca dari dokumentasi yang tersedia dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dokumentasi sistem pengendalian internal dan dapat menentapkan apakah sistem tsb memenuhi kebutuhan perusahaan sistem berfungsi secara optimal, apabila sistem tsb dapat secara mudah dimengerti prosedurnya oleh orang lain dan dalam pengembangan sistem baru harus menunjukkan sistem pengendalian internalnya.

Evaluasi Struktur Pengendalian Intern berupa kebijakan dan prosedur yang dibuat sebagai jaminan bahwa tujuan perusahaan akan tercapai. Dalam mengevaluasi pengendalian intern, auditor umumnya memperhatikan arus pemrosesan dandistribusi dokumen-dokumen.Struktur Pengendalian Intern terdiri dari 3 elemen :
1) Pengawasan lingkungan
2) Sistem akuntansi
3) Pengawasan prosedur.
Teknik yang digunakan antara lain adalah Flowchart analisis, flowchart dokumen, bagan distribusiformulir, kuesioner dan metode matriks.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar