Minggu, 05 Januari 2020

Review Motor Yamaha R15 V2 tahun 2016

Hallowww kawan kawan semua :D kembali lagi dengan saya eja ja ja jaaa, dan pada kesempatan kali ini saya ingin mereview motor R15 yang saya kendarai dan menemani saya sampai 3,5 tahun ini. Motor R15 yang saya miliki adalah motor R15 keluaran tahun 2016 versi livery Moviestar. Motor R15 Moviestar yang saya miliki adalah versi MotoGP World Champion yang diraih oleh Jorge Lorenzo dengan Yamaha pada tahun 2015, walaupun sebenarnya saya adalah fans The Doctor Valentino Rossi :D. Tidak ada hal spesial dari segi mesin, semua sama dengan R15 warna standar atau versi yang biasa, hanya saja yg membedakan dari livery atau sticker yang ada pada body motor dan sticker bertulisan MotoGP World Champion pada tangki bensin. Mengapa judulnya dalah R15 V2, karena beberapa tahun lalu yamaha mengeluarkan versi All New R15 atau yang biasa kita kenal dengan R15 V3.

Kesan pertama yang muncul saat pertama kali memiliki dan mengendarai motor ini adalah senang, keren, dan tingkat kegantengan bertambah hehehe B), bagaimana tidak dengan desain yang sedikit lancip dan sporty layaknya motor motor balap, dan ujung motor atau jok belakang yang lancip, disandang sandang sebagai baby R6 atau adeknya R6 yaitu motor Sport kelas 600cc. Pada saat itu motor R15 Moviestar 2016 ini dibanderol dengan harga 31,8 Jt hanya berbeda 500-600rb saja dari yg versi biasa atau warna standar.  

Untuk Pemakaian sehari hari motor ini nyaman digunakan, tetapi semua itu tergantung dari postur badan si pengendara. Saya sendiri memiliki postur badan yang bisa dibilang ideal dengan tinggi 178 cm tidak terlalu mengalami kesulitan dalam mengendarai dan mengendalikan motor. Lain halnya dengan postur badan yg bisa dibilang dibawah tinggi 170 cm akan mengalami sedikit kesulitan dalam mengendalikan motor tersebut. Untuk penggunaan saya sehari hari, jika menempuh jarak yg tidak begitu jauh, motor ini nyaman digunakan, tetapi jika menempuh perjalanan jauh, maka akan terasa pegal dibagian bokong saat duduk dan tangan pada mengendari motor, apalagi motor ini memiliki body yg berat. Untuk Posisi riding sama halya dengan yg pertama, untuk postur badan saya sendiri saya memiliki posisi riding agak tegak, tetapi sesekali saya agak sedikit membungkuk agar tidak terlalu pegal. 

Untuk Performa motor ini bisa dibilang irit, dengan tangki yg cukup besar, cukup untuk digunakan seminggu dalam kondisi fulltank. Tarikan nya juga enak dan terasa pada rpm diatas 6. Untuk perawatan, motor ini bisa dikategorikan sangat ekonomis, biaya service yg biasa saya keluarkan kurang lebih 70-100an rb untuk biaya service motor dan ganti oli. Tetapi jika tidak secara berkala melakukan service, siap siap kantong anda berteriak, dikarenakan banyak pergantian yg harus dilakukan seperti busi,kampas rem,oli rem, penyaring, dll yg berhubungan dengan mesin. Dari segi spare part masi terjangkau untuk harga, hanya saja waktu pemesanan/ inden yang sangat lama dikarenakan motor saya adalah motor lama yaitu pabrikan tahun 2016, paling cepat untuk pemesanan spare part selama 3 bulan. Wah harus sabar banget yaaa

Sampai saat ini performa motor R15 yang saya miliki masih dibilang bagus, walaupun sempat tersendat tidak melakukan service berkala, tetapi tarikan dan performa yg dikeluarkan masi enak untuk dikendarai. 

Sekian review pengalaman pribadi saya menggunakan motor yamaha R15 V2 tahun 2016 ini, mohon maaf jika ada kata kata dan informasi yg mungkin kurang tepat. Sekian dan Terimakaasihhhhh :D

Review Film One Piece: Stampade

Halo animelovers pastinya sudah tidak asing lagi dengan salah satu anime terbaik sampai saat ini ya, Yap, itu adalah One Piece. Anime yang diadaptasi dari komik karya Eiichiro Oda mengisahkan tentang seorang bajak laut bernama Luffy, yang memiliki ambisis untuk menjadi Raja Bajak Laut. Pada tahun 2019 lalu, One Piece hadir kembali dengan film terbarunya yang berjudul One Piece: Stampade. Film ini di rilis pada tanggal 1 Agustus 2019 (Premier) dan 9 Agustus 2019 (Japan), sedangkan di indonesia sendiri film ini baru ada di bioskop-bioskop tertentu pada tanggal 18 September 2019.
Hasil gambar untuk One Piece: Stampede
source: google.com
Film ini bercerita tentang Luffy dan para kru bajak lautnya yang diundang ke sebuah festival besar bajak laut, atau bisa disebut dengan Pirate Expo. Tidak hanya Luffy, pada festival ini juga dihadiri oleh bajak laut bajak laut kuat lain, yaitu para anggota generasi terburuk atau yang kita kenal dengan sebutan Supernova. Pirate Expo adalah festival dimana para bajak laut berburu untuk mendapatkan harta Raja Bajak Laut Gol D Roger yang hilang. Namun festival ini memiliki tujuan tersembunyi, yang dilakukan dengan para angkatan laut. Terdapat beberapa scene dan poin favorit, menurut saya pribadi yang membuat Film ini harus ditonton untuk penggemar anime, terutama penggemar one piece, yaitu:
  • Douglas Bullet
Hasil gambar untuk douglas bullet
source: google.com


Yap, Douglas Bullet adalah karakter diluar alur cerita manga aslinya, atau biasa disebut non canon. Douglas Bullet adalah salah satu kru dari Raja Bajak laut Roger. Bullet memiliki kekuatan buah iblis Gasha Gasha Nomi yang dapat memanipulasi sebuah benda menjadi bentuk yang dia ingingkan. Bullet sangatlah kuat, hal yang membuat saya suka dari karakter ini adalah Haki yang dimilikinya dan Awakening Buah iblis yang dimiliki, tidak heran dia dijuluki sebagai pewaris iblis.
  • Haki Luffy vs Bullet
Hasil gambar untuk haki luffy vs bullet
source: google.com
Tidak heran dengan perjalanan luffy sampai saat ini, ia telah mengusai 3 macam haki. Pada saat Bullet menunjukan diri di arena, terjadi momen Haki Clash yang membuat film ini sangatlah seru untuk ditonton.
  • Bullet VS Supernovas
Hasil gambar untuk bullet vs supernovas
source: google.com
Pada saat para supernovas saling bertarung untuk mendapatkan harta roger, Bullet datang secara tiba tiba kedalam arena. Ternyata Hal tersebutlah yang diinginkan oleh Bullet, dengan senangnya ia dengan kekuatan dan ingin membuktikan bahwa ialah yang terkuat, pertarungan antara Bullet dan Supernovas tidak dapat terhindarkan. Supernovas terdiri dari Bonney, Killer, Apoo, Hawkins, Bege, Urouge, X-Drake, Zorro, Kid, Law, dan Luffy.
  • Aliansi yang Takterkira
Hasil gambar untuk kerjasama melawan bullet one piece
source: google.com
Untuk mengalahkan kekuatan penuh Bullet yang sudah puncak, beberapa karakter melakukan kerjasama untuk mengalahkannya, yaitu Luffy, Law, Boa Hancock , Smoker , dan Sabo. Dengan rencana yang dibuat oleh Law yang diberitau Crocodile cara untuk mengalahkannya karena crocodile pernah melawan bullet pada masa lalu, yang akhirnya bisa menghancurkan Armor Bullet dengan kerjasama dan serangan King Kong Gun milik Luffy.

Dengan keseruan pertarungan luffy dan lainnya, serta para angkatan laut yang ikut serta ada dan alur yang tidak begitu membosankan dan kesan klimaks yang didapatkan pada akhir film ini. menurut saya film ini seru dan worth it untuk ditonton untuk para pecinta anime, terutama penggemar one piece!!
Score: 8.5/10 

Bagaimana apakah teman teman sudah menontonnnya? ;) Terimakasih Sudah berkunjung

(mohon maaf jika ada kata kata atau istilah yang salah)